Sekarang aku kuliah semester akhir, ngerjain skripsi buat persiapan sidang. Lulus abis itu nyari kerja, kalo bisa dan rezekinya, pengen kerja di Jakarta kalo egak di Tangerang. iya Tangerang, padat, sibuk, macet. Tapi dia disitu, dia tinggal di tangerang, dia yang aku cinta. Karena saat aku bisa menetap di sana, aku pengen mengejar cintaku. Cinta yang sudah lama ku pendam, kurang lebih 4 tahun lamanya. 4 tahun lamanya aku bertahan dalam cinta yang sama dan orang yang sama, Tanpa bertemu, dan tidak saling kenal satu sama lain.
Aneh rasanya kan, 4 Tahun tidak pernah bertemu, tidak saling kenal, tidak saling bicara, namun aku bisa mencintainya. Dan sekarang perasaan ini masih sama. Tidak berubah sekalipun, aku tetap mencintainya. Kenapa bisa seperti itu, kejadian ini berawal dari 4 tahun yang lalu. Tahun 2013, di sosial media. Twitter.
Di tahun 2013 itu aku baru buat twitter pertama ku, kalian pasti tahu, isi form ini itu, bla bla bla email, kata sandi macem-macem. klik kita sudah menjadi burung kecil yang belum dapat teman. Lalu twitter pun menyarankan teman untuk di "follow", aku klik random. siapa aja aku follow. Ke esok-kan harinya (mungkin gak esok banget si, mungkin 2 /3 hari berikutnya) aku buka lagi twitter ku, aku belajar cara makai nya, Dan ini moment yang paling aku inget saat twitteran. aku penasaran sama orang-oranag yang aku follow, aku lihat menu following, scroll dari atas ke bawah satu satu, sampai pada titik dimana ada nama twitter yang buat aku berhenti laaammaaaaa. iya, twitter nya dia, aku terpaku karna nama kami hampir sama, hanya saja aku cowo, dia cewe. Nama kita di bilang mirip ya gak mirip, tapi hampir sama. Hampirrrrr. di situ aku berfikir, itu nama nya beneran atau hoax. entahlah kataku. aku penasaran, aku klik akun dia, dan boom!!, aku makin penaasaaran. foto profil dia waktu itu pake pakaian semacam kebaya, kaya acara pernikahan gitu, kalo gak salah ada 2 temennya juga di samping. dia di tengah, dan make make-up tipis. sayang nya gak ada fotonya buat di tunjukin. Dan awal muncul ada perasaan tertarik saat aku ngeliat matanya, garis matanya. aku yaakin gak banyak cewek di luar sana yaang garis matanya mirip dia. Matanya yang pertama buat aku tertarik. Mata yang menunjukkan ambisi, kasih sayang, kuat, teduh, menenangkan.
kalo bisa, mau banget dapet foto itu lagi. kalo dulu tau bakal kaya gini, aku simpen itu foto.
Awal dari situ aku mulai sering stalking dia, hingga sekaarang pun masih ku lakukan. Stalking tiap malam sebelum tidur.
Komentar
Posting Komentar